From the rough but colorful pub that provides the novel’s title, to the snowboard Gothic estate nearby, the chilly English landscape has never held more atmosphere-or thwarted romance. And Jury will never have a more mysterious Christmas. Five Days Before Christmas – On his way to a brief holiday (he thinks) Jury meets a woman he could fall in love with. He meets her in a snow covered graveyard-not, he thinks, the best way to begin an attahcment.
Four Days Before Christmas – Jury meets Father Rourke, who draws for him the semiotic square-”a structure that might simplify thought,” says the priest, but Jury’s thoughts need more than symbols.
Three Days Before Christmas – Melrose Plant, Jury’s aristocratic and unofficial assistant, arrives at Spinney Abbey, now home to a well-known critic. Among the assembled snowbound guests he meets: Lady Assington, Beatrice Sleight, and the painter Edward Parmenger. When they all assemble in the dining room, Lady Assington announces, “I think we should have a murder.”
© 2013 Simon & Schuster Audio (Buku audio): 9781442363137
Tanggal rilis
Buku audio: 30 Juli 2013
Lebih dari 900.000 judul
Mode Anak (lingkungan aman untuk anak)
Unduh buku untuk akses offline
Batalkan kapan saja
Bagi yang ingin mendengarkan dan membaca tanpa batas.
Rp39000 /bulan
1 akun
Akses Tanpa Batas
Akses bulanan tanpa batas
Batalkan kapan saja
Judul dalam bahasa Inggris dan Indonesia
Bagi yang ingin mendengarkan dan membaca tanpa batas
Rp189000 /6 bulan
1 akun
Akses Tanpa Batas
Akses bulanan tanpa batas
Batalkan kapan saja
Judul dalam bahasa Inggris dan Indonesia
Bagi yang hanya ingin mendengarkan dan membaca dalam bahasa lokal.
Rp19900 /bulan
1 akun
Judul dalam bahasa tertentu
Akses tidak terbatas
Batalkan kapan saja
Judul dalam bahasa Indonesia
Bagi yang hanya ingin mendengarkan dan membaca dalam bahasa lokal.
Rp89000 /6 bulan
1 akun
Judul dalam bahasa tertentu
Akses tidak terbatas
Batalkan kapan saja
Judul dalam bahasa Indonesia