In her follow-up to the critically-acclaimed Cold Spring in Winter, Valérie Rouzeau presents a language that is a hybrid of liberty and constraint. There are omissions and contractions, colloquialisms and archaisms, alongside wordplay, child-speak, exploded cliché, and a heightened awareness of the poetic tradition.
Also available in limited-edition hardback: ISBN 9781908376176 (£12.99) Valérie Rouzeau was born in 1967 in Burgundy. Her most recent collection, Cold Spring in Winter (Arc, 2009; ISBN 9781904614593), was shortlisted for the 2010 Griffin Prize, the world's largest poetry prize. She lives in Saint-Ouen, near Paris. Susan Wicks also translated Cold Spring in Winter. She is the author of three Faber and three Bloodaxe poetry collections, most recently House of Tongues (Bloodaxe, 2011; ISBN 9781852249069), and has been shortlisted for the TS Eliot and Forward Prizes. She lives in Tunbridge Wells. This title is also available from Amazon as an eBook.
© 2013 Arc Publications (E-book): 9781908376183
Penerjemah: Susan Wicks, Susan Wickes
Tanggal rilis
E-book: 30 November 2013
Lebih dari 900.000 judul
Mode Anak (lingkungan aman untuk anak)
Unduh buku untuk akses offline
Batalkan kapan saja
Bagi yang ingin mendengarkan dan membaca tanpa batas.
Rp39000 /bulan
Akses bulanan tanpa batas
Batalkan kapan saja
Judul dalam bahasa Inggris dan Indonesia
Bagi yang ingin mendengarkan dan membaca tanpa batas
Rp189000 /6 bulan
Akses bulanan tanpa batas
Batalkan kapan saja
Judul dalam bahasa Inggris dan Indonesia
Bagi yang hanya ingin mendengarkan dan membaca dalam bahasa lokal.
Rp19900 /bulan
Akses tidak terbatas
Batalkan kapan saja
Judul dalam bahasa Indonesia
Bagi yang hanya ingin mendengarkan dan membaca dalam bahasa lokal.
Rp89000 /6 bulan
Akses tidak terbatas
Batalkan kapan saja
Judul dalam bahasa Indonesia