In nineteenth-century Vienna, a drama of love, fate, and will is played out amid the intellectual ferment that defined the era. Josef Breuer, one of the founding fathers of psychoanalysis, is at the height of his career. Friedrich Nietzsche, Europe’s greatest philosopher, is on the brink of suicidal despair, unable to find a cure for the headaches and other ailments that plague him.
When he agrees to treat Nietzsche with his experimental “talking cure,” Breuer never expects that he too will find solace in their sessions. Only through facing his own inner demons can the gifted healer begin to help his patient. In When Nietzsche Wept, Irvin Yalom blends fact and fiction, atmosphere and suspense to unfold an unforgettable story about the redemptive power of friendship.
© 2015 Blackstone Publishing (Buku audio): 9781504654654
Tanggal rilis
Buku audio: 3 November 2015
Lebih dari 900.000 judul
Mode Anak (lingkungan aman untuk anak)
Unduh buku untuk akses offline
Batalkan kapan saja
Bagi yang ingin mendengarkan dan membaca tanpa batas.
Rp39000 /bulan
1 akun
Akses Tanpa Batas
Akses bulanan tanpa batas
Batalkan kapan saja
Judul dalam bahasa Inggris dan Indonesia
Bagi yang ingin mendengarkan dan membaca tanpa batas
Rp189000 /6 bulan
1 akun
Akses Tanpa Batas
Akses bulanan tanpa batas
Batalkan kapan saja
Judul dalam bahasa Inggris dan Indonesia
Bagi yang hanya ingin mendengarkan dan membaca dalam bahasa lokal.
Rp19900 /bulan
1 akun
Judul dalam bahasa tertentu
Akses tidak terbatas
Batalkan kapan saja
Judul dalam bahasa Indonesia
Bagi yang hanya ingin mendengarkan dan membaca dalam bahasa lokal.
Rp89000 /6 bulan
1 akun
Judul dalam bahasa tertentu
Akses tidak terbatas
Batalkan kapan saja
Judul dalam bahasa Indonesia