Fiksi
One man miraculously survives the Atomic Bomb of Hiroshima. Two days later he catches the last train home. Home to Nagasaki.He arrives just 90 minutes before the world's second atomic bomb explodes into his life.As he battles through the scene of apocalyptic destruction, surrounded by unthinkable suffering, he is plagued by one constant question: is he lucky, or unlucky? This is his answer: he's the luckiest man alive.Compellingly vivid, the most sustained description of apocalypse since Robert Harris's Pompeii. The Financial Times
© 2019 Legend Press (E-book): 9781789550863
Tanggal rilis
E-book: 30 September 2019
Lebih dari 900.000 judul
Mode Anak (lingkungan aman untuk anak)
Unduh buku untuk akses offline
Batalkan kapan saja
Bagi yang ingin mendengarkan dan membaca tanpa batas.
Rp39000 /bulan
1 akun
Akses Tanpa Batas
Akses bulanan tanpa batas
Batalkan kapan saja
Judul dalam bahasa Inggris dan Indonesia
Bagi yang ingin mendengarkan dan membaca tanpa batas
Rp189000 /6 bulan
1 akun
Akses Tanpa Batas
Akses bulanan tanpa batas
Batalkan kapan saja
Judul dalam bahasa Inggris dan Indonesia
Bagi yang hanya ingin mendengarkan dan membaca dalam bahasa lokal.
Rp19900 /bulan
1 akun
Judul dalam bahasa tertentu
Akses tidak terbatas
Batalkan kapan saja
Judul dalam bahasa Indonesia
Bagi yang hanya ingin mendengarkan dan membaca dalam bahasa lokal.
Rp89000 /6 bulan
1 akun
Judul dalam bahasa tertentu
Akses tidak terbatas
Batalkan kapan saja
Judul dalam bahasa Indonesia